Sadar

Senyawa fajar membawa pagi

Awan berkerumun di tepian hari

Ayam berkokok bukan tanpa arti

Ada diri yang menyadari

 

Tetesan air pun datang membawa pesan

Teduh temaran bias kelabu terasa kelu

Singa lapar berlari kencang mencari makan

Kehormatan dan harga diri digadai tanpa malu

Seonggok berllian menggoda perempuan

Tumpukan kekuasaan merayu para lelaki

Siapa yang mampu bertahan?

Terlalu banyak alasan untuk mengingkari

Cukup sudah, waktu terus berlalu

Tumpukan puing masih bisa bernilai

Biarkan mereka pergi seperti angin lalu

Apalah hidup bila tidak ada ikhlas dalam memberi

Bandung, 26 November 2018

13:12 WIB

Mariska Lubis