Ketika Dungu Itu Bukan Lagi Fiksi

Setiap kali dengar kata dungu, saya jadi selalu teringat dengan sebuah literatur drama yang dibuat oleh seorang penulis Yunani di masa lalu, bernama Euripides. Drama itu berjudul “The Bacchae/The Bakkai” yang menceritakan tentang sebuah tragedi yang terjadi di kerajaan, di mana raja dan ibunya mendapatkan hukuman dari dewa karena tidak mau menyembah dewa tersebut. Ada sebuah quote dari drama ini yang terkenal, “Talk sense to a fool and he calls you a foolish” dan menurut saya ini adalah sebuah fakta, bukan sekedar sebuah pernyataan fiksi walaupun berdasarkan dari imajinasi yang menghasilkan pemikiran dan dituangkan lewat kata-kata. 

 

“Siapa yang paling pandai memainkan boneka keledai?”

Sumber gambar: http://www.doitecofashionshow.com/-stupid-donkey-design-plush-hand-puppet

Continue reading Ketika Dungu Itu Bukan Lagi Fiksi

“Bohong Atau Kalah!” – Trend Strategi Politik Usang Yang Masih “In”

Berapa banyak di antara kita yang sudah lelah dengan berita hoax yang beredar di masyarakat? Yang pasti, saya sudah sangat lelah dengan hal ini, apalagi sosial media mempermudah peredaran berita hoax ini. Ditambah lagi dengan malasnya masyarakat untuk mengecek, belajar, dan mempelajari segala sesuatunya, lebih sering mengambil jalan pintas dan enaknya saja, peredaran hoax pun menjadi semakin mudah. Gilanya, kemudian hoax ini juga digunakan untuk membuat masyarakat semakin kebingungan, tidak tahu mana yang benar dan salah lagi, sehingga yang diandalkan hanya soal suka dan tidak suka saja, tanpa menggunakan logika. Kebenaran itu pun pada akhirnya tergantung pada masing-masing saja, pokoknya kalau tidak suka ya salah, kalau suka salah pun pasti benar. Inilah yang kemudian membuat juga para politisi menggunakannya untuk mendapatkan kemenangan. Bohong atau kalah!

Sumber: http://alpha411.blogspot.com/2016/09/americans-trust-in-mass-media-sinks-to.html

Bukan hanya terjadi di Indonesia, politisi yang melakukan kebohongan untuk menang juga dilakukan di berbagai negara di dunia ini. Bahkan Donald Trump pun sedang menghadapi tuduhan sudah melakukan banyak dusta, menyangkal apa yang sudah diucapkannya sendiri pada saat kampanye. Tidak hanya politisi, perusahaan-perusahaan besar seperti Facebook dan FB pun sudah melakukannya. Mereka melakukan penjualan data, praktek mata-mata, dan lainnya demi meraup keuntungan dan kepentingan politik. Sudah banyak tuduhan yang menyebutkan bahwa mereka terlibat dalam upaya pembohongan publik ini untuk memenangkan pihak tertentu. Media massa pun tidak mau ketinggalan sehingga suasana politik semakin tidak karuan lagi. Kredibilitas media massa terus dipertanyakan di seluruh dunia ini. Tak heran bila strategi politik using ini terus “In” dipakai dan digunakan untuk mendapatkan kemenangan dan kekuasaan.

Continue reading “Bohong Atau Kalah!” – Trend Strategi Politik Usang Yang Masih “In”

Memilih Untuk Tidak Memilih

Pemilihan Kepala Daerah serentak baru saja dilaksanakan di Indonesia, termasuk juga di kota Bandung dan propinsinya Jawa Barat. Sama seperti tahun-tahun sebelumnya, saya tetap memilih untuk tidak memilih. Bagi saya, tidak ada pilihan yang pantas untuk dipilih, sehingga lebih baik tidak memilih, terus-menerus memilih yang tidak pantas apapun alasannya tidak akan memperbaiki keadaan Indonesia. Jikapun kemudian suara saya dipergunakan secara salah, maka itu menjadi bukti bahwa memang pemilihan umum yang ada saat ini bukanlah sebuah bentuk dari demokrasi, tetapi adalah sekedar sarana untuk melakukan penipuan secara massal.

Sumber: https://www.viva.co.id/berita/politik/1048553-kotak-kosong-menang-di-tiga-tps-pilkada-tangerang

Berulang kali saya ditanya oleh baik teman maupun keluarga, kenapa saya tidak pernah mau ikut pemilihan umum daerah maupun pemilihan umum untuk memilih presiden Indonesia. Malah keluarga saya malu sendiri karena mereka pun ditanya oleh para panitia pengurus yang mempertanyakan kenapa saya tidak hadir, dan saya pun ditegur. Saya hanya tertawa saja, terserah saja orang mau memilih atau tidak, itu adalah pilihan juga. Saya memilih tidak memilih, dan itu adalah pilihan yang saya ambil secara sadar penuh. Saya tidak mau melakukan kesalahan yang pada akhirnya bukan hanya merugikan diri saya sendiri tetapi seluruh rakyat Indonesia.

Continue reading Memilih Untuk Tidak Memilih